Mental health

Pengertian Kesehatan Mental

Kesehatan mental yang baik adalah kondisi ketika batin kita berada dalam keadaan tentram dan tenang, sehingga memungkinkan kita untuk menikmati kehidupan sehari-hari dan menghargai orang lain di sekitar.

Seseorang yang bermental sehat dapat menggunakan kemampuan atau potensi dirinya secara maksimal dalam menghadapi tantangan hidup, serta menjalin hubungan positif dengan orang lain.

Sebaliknya, orang yang kesehatan mentalnya terganggu akan mengalami gangguan suasana hati, kemampuan berpikir, serta kendali emosi yang pada akhirnya bisa mengarah pada perilaku buruk.

Penyakit mental dapat menyebabkan masalah dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya dapat merusak interaksi atau hubungan dengan orang lain, namun juga dapat menurunkan prestasi di sekolah dan produktivitas kerja. oleh sebab itu, sudah saatnya kita menjalankan pola hidup sehat

1. Makan dengan baik

Sejumlah literatur menunjukkan bahwa makan dengan baik ketika diet kaya buah dan sayuran dan rendah makanan olahan adalah kunci merasa menjadi lebih sehat. Kaya nutrisi atau kekurangan nutrisi memiliki efek dalam pembentukan sel-sel otak, terutama ketika otak berhubungan dengan pengaturan suasana hati.


Penelitian terbaru menemukan hubungan antara kebiasaan makan dan suasana hati yang buruk, temuannya berupa diet kaya sayuran dan asupan anti-inflamasi dapat membantu mencegah depresi. Ini karena cara peradangan mempengaruhi mikrobiota usus kita. Semakin banyak bukti menunjukkan ini memiliki dampak yang luar biasa pada suasana hati dan perilaku kita.


Tidur secara optimal


Walaupun belum ada penelitian secara pasti tentang berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk seseorang dapat mati bila kekurangan tidur, kita tahu bahwa kurang tidur membuat kita merasa lebih dekat dengan kematian.


Penelitian menunjukkan kurang tidur dapat secara negatif mempengaruhi suasana hati, konsentrasi dan kecerdasan emosional kita.


"Secara umum, kita memang tidak tidur selama yang kita butuhkan," kata O'Sullivan. "Tapi kita tahu tidur berhubungan dengan dekat dengan kesehatan mental." Apakah itu lima jam atau delapan jam yang dapat dibilang cukup tergantung masing-masing individu. Para ahli menyarankan untuk menemukan jam optimal kita sendiri, dan tetap selalu menjaga jam tidur tersebut.


Untuk orang-orang yang tidak dapat tidur di malam hari, seperti pekerja jam malam dan orang tua yang masih memiliki anak balita, studi menunjukkan bahwa tidur siang selama 20 menit dapat sangat membantu.

3.Perhatian penuh

Ini mungkin adalah konsep yang masih belum jelas untuk beberapa orang. O'Sullivan mendefinisikan ini sebagai "memberikan perhatian secara penuh kepada hal yang sedang terjadi."

Menurutnya, hal ini bukan yoga atau visualisasi, tapi lebih ke bentuk isi pikiran di mana kita sadar akan apa yang terjadi pada tubuh dan pikiran kita, sambil mengelola perhatian dan juga emosi kita. Hal ini dapat mencegah kita merenung, yang mana sering terjadi pikiran negatif.

"Sulit untuk mempelajari konsep ini ketika kita mengalami depresi atau berada dalam situasi cemas, tetapi konsep ini bisa digunakan sebagai alat untuk keluar dari situasi serupa, yang dapat membantu mencegah penyakit tersebut kambuh," ujarnya.

Ini juga tentang mengenali perasaan yang fana dan selalu berubah. "Kita semua memiliki fase saat berada di atas dan di bawah, pengalaman situasi kesehatan mental yang baik dan yang buruk," O'Sullivan menambahkan. "Dan itu sesuatu yang bisa kita atur dan perbaiki sama seperti kesehatan fisik kita."


Komentar